Kebangkitan Kejayaan Nusantara

 patakaFBI_new_net

Kebangkitan Kejayaan Nusantara

aku62a

oleh Renny Masmada

Bagiku, kebangkitan kejayaan Nusantara adalah harga mati. Sebagai anak bangsa yang mewarisi kekayaan budaya dan peradaban besar di bumi Nusantara ini, sudah waktunya memahami kebangkitan bukan mimpi, tapi harus diperjuangkan dan dimaknai, untuk kejayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia saat ini. Demi keadilan dan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia. Bersatulah Indonesia!

Aku tercenung ketika menulis paragraph di atas, begitu mulia dan heroik. Kenapa aku harus menulis itu? Aku mulai bermain-main dengan isi kepalaku, mencari jawaban, ah..ternyata yang muncul adalah sebuah kekecewaan atas sejarah bangsa ini yang terus bergulir, mengalir deras semakin tak terkendali, sehingga nyaris tak lagi mampu menyusuri sungai-sungai keadilan yang seharusnya mampu mengaliri berhektar-hektar kekayaan ladang budaya milik rakyat yang sekarang hanya jadi lukisan indah yang hanya patut dikagumi dan dijadikan aset oleh para tengkulak yang hanya memikirkan pantatnya sendiri.

Aku kecewa..!

Oh.., seandainya Gajah Mada masih hidup, Bung Karno masih hidup, Hatta masih hidup, Gus Dur masih hidup, Sudirman masih hidup, Cut Nyak Dien masih hidup, Pattimura masih hidup, Imam Bonjol masih hidup, Dewi Sartika, Sisingamangaraja, Wahidin, Hajar Dewantoro, Untung Surapati, Ahmad Dahlan, Bung Tomo, Sultan Hasanudin, Diponegoro, dan banyak lagi mereka yang sudah menghabiskan seluruh hidupnya untuk membangun parit-parit kesejahteraan untuk anak cucunya, banjir air mata akan menggenangi seluruh tanah air tercinta ini.

Mereka akan menangis nasional ketika melihat bahwa darah dan keringat mereka hari ini hanya jadi mimpi ketika anak cucunya hidup di bawah bayang-bayang ketakutan dan ketidak percayaan diri untuk menjadi insan yang diberi kepercayaan oleh Tuhan untuk menggarap negeri ini menjadi negeri yang mampu mensejahterakan seluruh rakyat di negeri ini dengan adil.

Oh.., aku pernah bermimpi agar mereka, para pahlawan yang sebenarnya, jenderal yang sebenarnya, guru yang sebenarnya, polisi yang sebenarnya, tentara yang sebenarnya, petinggi negara yang sebenarnya, hidup kembali di negeri ini untuk bersama-sama mendirikan partai tanpa judul tapi punya filosofi kebangsaan yang secara ikhlas berjuang untuk dan atas nama bangsa…yang sebenarnya..!

Salam Bhayangkara..!

ttRMnet

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*
Website

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>