Rancu Soal Perda Air Minum dan Air Bersih

patakaFBI_new_net

Rancu Soal Perda Air Minum dan Air Bersih

Ketua FBI: Perda Sebelumnya Perda Air Minum Bukan Air Bersih

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Forum Bhayangkara Indonesia Provinsi Riau, Ir Muhammad Hasbi

Dumai – – Senin, 22/09/2014 – 21:36:53 WIB
Dumai, (Global)
Telah terjadi kerancuan soal Perda air minum, pasalnya yang akan direalisasikan oleh Pemko Dumai saat ini adalah sambungan air bersih bukan air minum.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Forum Bhayangkara Indonesia Provinsi Riau, Ir Muhammad Hasbi mengatakan rencana yang dibuat oleh Pemerintahan Zul As (walikota sebelumnya) bukan air bersih melainkan air minum. Karena Pemko saat ini masih ingin melanjutkan Perda ini tapi menurut rencana bukan air minum tapi air bersih.

‘Saat ini Pemko Dumai akan melakukan sambungan air bersih. Yang kita inginkan itu air minum bukan air bersih. Karena sesuai yang dianggarkan itu proyek air minum bukan air bersih. Kalau air bersih hanya untuk mandi, cuci dan masak bukan untuk langsung diminum. Berarti kalau begitu masyarakat Dumai tetap membeli air minum, ” katanya.

Saat ini, katanya, sudah ada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang akan meneruskan pekerjaan yang terbengkalai itu. Karena dari tahun 2011 sampai 2014 Perda ini belum direaliasi. Padahal, katanya sudah banyak anggaran terbuang disana.

‘Sudah ditetapkan tahun 2011 yang lalu tentang Perubahan atas Perda Nomor 24 Tahun 2007 tentang pembangunan infrstruktur air minum dengan sistem tahun jamak. Akan dikerjakan tahun ini tapi air bersih pulak bukan air minum, disini harus jelas, ‘katanya.

Hasbi mengatakan, anggaran pembuatan air bersih berbeda dengan air minum. Karena, menurutnya, kalau air bersih belum tentu bisa diminum atau untuk memasak, tapi kalau air minum sudah jelas bisa untuk memasak.

‘Yang disediakan oleh PDAM juga hanya 4.000 rumah. Jadi masyarakat lain bagaimana. Dan apakah PDAM sanggup menyediakan kebutuhan air untuk 7 (tujuh)  kecamatan yang ada di Dumai. Sumber airnya dari mana. Dulu sudah ada MoU dengan Pemerintah Rohil kenapa tak dilanjutkan. Apalagi sekarang Annas Maamun sudah menjadi Gubernur Riau jalannya tentu semakin terbuka, ‘sebut Hasbi.

Dilanjutkan Hasbi, menurut Permenkes RI No. 416/Menkes/Per/IX/1990 tentang Syarat. Syarat dan Pengawasan Kualitas Air minum adalah air yang kualitasnya memenuhi syarat-syarat kesehatan dan langsung dapat diminum.

‘Air minum itu air yang melalui proses pengolahan atau tanpa pengolahan yang memenuhi syarat kesehatan dan dapat langsung diminum. Sedangkan air bersih adalah air yang digunakan untuk keperluan sehari-hari yang kualitasnya memenuhi syarat-syarat kesehatan, memang dapat diminum apabila telah dimasak terlebih dulu,’terangnya. (cu)

Salam Bhayangkara..!

Kadiv Humas FBI

Ibnu R. Farhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*
Website

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>